Kelebihan dan Kekurangan Printer R230


Kelebihan R230:
•    Printer ini terkenal bandel alias gak rewel, makanya banyak diinfus.
•    Resolusi lumayan tinggi 5670 dpi dan lumayan cepet, jadi hasil print bisa lebih halus dan detil.
•    Printer ini pakai 6 warna: K,C,M,Y,LC,LM. LC dan LM sangat membantu untuk memproduksi warna-warna cerah. Logikanya, tinta itu seperti cat. Kalau dicampur akan semakin gelap. Beda dengan cahaya yang semakin dicampur semakin terang. Otomatis, kombinasi warna C dan M akan lebih susah menghasilkan warna terang dibandingkan kombinasi LC dan LM. Saya sendiri karena banyak mencetak warna terang, tinta Y, LC, dan LM lebih cepet habis.
•    Individual ink: kalau pake tinta original, ini membantu penghematan anggaran dan sampah yang dibuang (cinta lingkungan bo....), tapi kalo pake tinta infus emang gak ada gunanya.
•    Bisa langsung print on CD. Tips: kalau mau murah, pasang stiker di CD biasa trus cetak pakai tray-nya. Kalau mau lebih modal ya pake CD yang bisa dicetak langsung. Lebih gampang kalau cetak CDnya pake softwarenya langsung. 


Kekurangan:
•    Saya dan teman-teman mengalami beberapa masalah pada saat load paper. Masalah ini akan semakin parah jika menggunakan kertas yang tebal (kertas dengan ketebalan di atas 245 GSM tidak disarankan) dan/atau menggunakan kertas yang serbuknya terlalu mudah rontok. Ada merek-merek tertentu yang saya black list untuk digunakan bersama dengan printer ini. Kalau mau tahu, silahkan japri saja.
•    Mungkin ini adalah taktik dagang Epson, ada counter yang membatasi penggunaan printer. Counter ini terutama ada head (CMIIW). Pengalaman terdahulu, service centre cuma mereset dan membersihkan tempat penampungan tinta bekas (biaya 60rb). Kalo mau download softwarenya, silahkan cari di post teman-teman yang lain.
•    Waktu head cleaning: sangat membuang tinta. Tips: jangan terlalu sering cleaning --> boros tinta dan bikin head cepat aus. Saya tidak terlalu paham bagaimana teknik cleaning yang digunakan. Dugaan saya head juga digosok karena ada profil logam pada pad busa untuk cleaning.
•    Berani pasang infus, berarti printer harus selalu beroperasi. Minimal 1 kali sehari harus print tiap warna head. Bisa buat sendiri dan di auto schedule. Ada juga yang sediain di web, tapi saya lupa linknya. Kalau buat tinta aslinya: hasil pasti bagus, tapi saya belum pernah pakai untuk print (beli baru langsung di infus)
Pengalaman di Epson Service Centre emang sering di interogasi dulu waktu mau service centre. Apalagi kalau mau klaim garansi. Tapi tenang aja, kalau bisa jawabnya, garansi bisa di klaim kok. yang penting: hapus semua jejak. Kalau pasang infus, ya sebelum di bawa ke service centre infusnya di cabut ganti tinta yang asli, penting juga untuk pasang tabung penampung tinta buangan, jadi pad tinta di dalem printer tidak tercemar oleh tintan infus (kalau ada yang mau menganalisis jadi agak susah). Nah, yang saya gak tau, ada atau gak mekanisme menyimpan informasi tinta jenis apa yang pernah dipasang (ori atau palsu). Kalau di C87 saya tahu informasi ini tidak disimpan di printer. Saya tidak tahu bagaimana dengan R230. Kalau semuanya rapi, yakinkan aja service centrenya kalau kita pake tinta asli (kan yang asli dipasang waktu service), biasanya gak masalah. O ya, penting untuk ngeprint berulang-ulang dengan tinta asli terlebih dahulu sebelum di bawa ke service centre. Alih-alih supaya headnya cuma dikotori oleh tinta ori.

Artikel Terkait Epson :

2 komentar:

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy